Modul tersedia

PSB online

PSB online untuk pesantren: pendaftaran santri baru tanpa akun, cek status dengan nomor dan token, verifikasi berkas, jalur beasiswa, dan daftar ulang.

RingkasnyaWali mendaftarkan anak dari HP tanpa membuat akun dan tanpa antre di kantor. Mereka memantau status dan mengunggah berkas dengan nomor pendaftaran dan token. Panitia memverifikasi, lalu daftar ulang mengubah pendaftar menjadi santri.

Halaman Pendaftar PSB di panel admin: tabel pendaftar dengan nomor pendaftaran, jenjang tujuan, gelombang, jalur pendaftaran, tanggal daftar, dan status seperti Diterima dan Ditolak.
Tangkapan layar panel admin Pondok CMS dengan data demo.

Manfaat utama

Wali daftar tanpa akun

Cukup isi formulir di website. Tidak ada akun baru dan tidak ada kata sandi yang harus diingat.

Cek status kapan saja

Dengan nomor pendaftaran dan token, wali melihat status, melihat tagihan, dan mengunggah berkas.

Gelombang dan jalur

Atur gelombang per tahun ajaran dan jalur Reguler, Prestasi, Tahfidz, atau Yatim.

Potongan jalur otomatis

Beasiswa yang terhubung ke jalur langsung berlaku saat pendaftar diterima.

Daftar ulang tanpa ketik ulang

Pendaftar yang daftar ulang menjadi santri, lengkap dengan tagihan, keringanan, dan berkas valid.

Bagaimana alur pendaftaran santri baru? Tautan ke bagian Bagaimana alur pendaftaran santri baru?

Alur PSB di Pondok CMS berjalan dari website sampai data santri:

  1. Calon wali mengisi formulir pendaftaran di website, tanpa akun.
  2. Sistem memberi nomor pendaftaran dan token. Token hanya ditampilkan sekali, jadi simpan baik-baik.
  3. Tagihan biaya formulir dibuat otomatis.
  4. Setelah formulir lunas, calon wali mengunggah berkas lewat halaman cek status.
  5. Panitia memverifikasi berkas dan memutuskan hasil seleksi.
  6. Pendaftar yang diterima membayar uang pangkal dan biaya lain, lalu daftar ulang.

Tombol pendaftaran tampil otomatis di portal publik selama ada gelombang yang dibuka.

Apa yang perlu disiapkan panitia? Tautan ke bagian Apa yang perlu disiapkan panitia?

Admin PSB mengatur tiga hal sebelum pendaftaran dibuka:

  • Gelombang per tahun ajaran, dengan tanggal buka dan tutup.
  • Jalur pendaftaran: Reguler, Prestasi, Tahfidz, dan Yatim. Jalur bisa dihubungkan ke program beasiswa.
  • Syarat berkas per jenjang, misalnya akta kelahiran atau kartu keluarga.

Apa saja status pendaftar? Tautan ke bagian Apa saja status pendaftar?

StatusArtinya
DraftFormulir belum diajukan
DiajukanPendaftaran masuk dan menunggu pemeriksaan
DiverifikasiBerkas sudah diperiksa panitia
DiterimaLolos seleksi, tagihan penerimaan dibuat
CadanganMasuk daftar tunggu
DitolakTidak lolos seleksi

Calon wali melihat status terbaru di halaman cek status dengan nomor pendaftaran dan token.

Bagaimana biaya PSB ditagih? Tautan ke bagian Bagaimana biaya PSB ditagih?

Biaya PSB dibagi dua tahap:

  • Saat daftar: biaya formulir, ditagih begitu formulir dikirim.
  • Saat diterima: uang pangkal, seragam, kitab, atau jenis lain yang Anda atur.

Tagihan penerimaan bisa dicicil. Tarif bisa dibedakan per gelombang dan jenjang. Bila jalur pendaftar terhubung ke beasiswa, potongannya diterapkan otomatis saat pendaftar diterima. Pembayaran dicatat bendahara di modul Keuangan, lengkap dengan kuitansi bernomor.

Bagaimana pendaftar menjadi santri? Tautan ke bagian Bagaimana pendaftar menjadi santri?

Daftar ulang dibuka setelah pembayaran tagihan penerimaan mencapai batas minimal yang diatur admin. Satu langkah daftar ulang akan:

  • membuat data santri dengan NIS otomatis sesuai format yang Anda atur;
  • menyalin data wali, atau memakai wali yang sudah ada bila kakaknya sudah mondok;
  • memindahkan tagihan dan keringanan, termasuk sisa uang pangkal dan beasiswa jalur;
  • menyalin berkas yang sudah valid ke repositori dokumen.
Data pendaftar terlindungi

Berkas pendaftar disimpan di disk private dan hanya bisa dibuka pemiliknya lewat token atau panitia yang berwenang. Token tidak disimpan dalam bentuk asli.

Terhubung dengan modul lain Tautan ke bagian Terhubung dengan modul lain

Pertanyaan tentang psb online

Apakah calon wali harus membuat akun untuk mendaftar?

Tidak. Pendaftaran dilakukan tanpa akun. Setelah mendaftar, calon wali menerima nomor pendaftaran dan token untuk cek status dan unggah berkas.

Kapan berkas pendaftaran bisa diunggah?

Unggah berkas terbuka di halaman cek status setelah biaya formulir tercatat lunas oleh bendahara.

Apa yang terjadi saat pendaftar daftar ulang?

Pendaftar menjadi santri. Tagihan, keringanan atau beasiswa jalur, dan berkas yang sudah valid otomatis pindah ke data santri.