RingkasnyaWali santri masuk ke portal untuk melihat data anaknya, tagihan beserta riwayat pembayaran, dan mengunduh dokumen. Akun dibuat admin lewat undangan email, dan wali hanya melihat santri yang terhubung dengannya.

Manfaat utama
Tagihan dan pembayaran terbuka
Wali melihat rincian tagihan, potongan, sisa, dan pembayaran yang sudah diterima tanpa menelepon bendahara.
Data anak, tanpa data sensitif
Nama, NIS, jenjang, rombel, dan kamar. NIK, KK, NISN, dan alamat tidak ditampilkan.
Unduh dokumen sendiri
Dokumen santri yang tidak ditandai rahasia bisa diunduh, lengkap dengan status verifikasinya.
Akun lewat undangan
Admin mengirim undangan ke email wali. Wali mengatur password sendiri, dan undangan bisa dikirim ulang.
Kakak dan adik dalam satu akun
Wali yang punya beberapa anak mondok melihat semuanya di beranda yang sama.
Apa yang bisa dilihat wali di portal? Tautan ke bagian Apa yang bisa dilihat wali di portal?
Setelah masuk, wali melihat kartu untuk setiap anaknya: nama, NIS, jenjang, rombel, dan kamar bila modul Asrama aktif. Kartu itu juga menampilkan sisa tagihan bila modul Keuangan aktif.
Dari kartu, wali membuka halaman santri berisi:
- Tagihan: nomor, periode, total, sisa, jatuh tempo, dan status. Tagihan yang dibatalkan tidak ditampilkan.
- Rincian tagihan: item biaya, potongan, total, dan pembayaran yang sudah diterima beserta tanggal dan metodenya.
- Dokumen: berkas terbaru yang tidak ditandai rahasia, dengan status verifikasi dan tombol unduh.
Portal hanya untuk membaca. Wali tidak bisa mengubah data atau mengunggah berkas.
Bagaimana akun wali dibuat? Tautan ke bagian Bagaimana akun wali dibuat?
Tidak ada pendaftaran mandiri. Admin yang berhak mengubah data wali membuka halaman wali, memilih Buat akun portal, lalu mengisi email. Pondok CMS membuat akun berperan Wali dan mengirim undangan untuk mengatur password. Email yang sudah dipakai akun lain ditolak.
Bila wali belum sempat membuka email, admin bisa mengirim ulang undangan. Tautan baru berlaku 72 jam dan membatalkan tautan sebelumnya. Pengiriman ulang dibatasi satu kali per menit. Wali juga perlu memverifikasi email sebelum bisa membuka isi portal.
Untuk mencabut akses, super admin menonaktifkan akunnya di menu Pengguna.
Bagaimana data wali dilindungi? Tautan ke bagian Bagaimana data wali dilindungi?
Seluruh data portal diambil lewat satu pintu: santri yang terhubung dengan wali yang sedang masuk. Wali tidak bisa melihat data wali lain, walau menebak alamat halamannya. Santri yang diarsipkan atau dilepas dari wali langsung hilang dari portal.
Beberapa pembatas lain:
- Halaman portal tidak diindeks mesin pencari dan tidak disimpan di cache browser.
- Login dibatasi lima kali gagal, lalu menunggu.
- Pesan “lupa password” selalu sama, sehingga tidak membocorkan email mana yang terdaftar.
- Akun staf tidak bisa masuk lewat halaman wali. Staf memakai halaman admin, dan wali tidak bisa membuka halaman admin.
Portal wali belum mendukung autentikasi dua faktor. Fitur itu saat ini tersedia untuk pengguna panel admin.
Bagaimana tampilan portal mengikuti pondok? Tautan ke bagian Bagaimana tampilan portal mengikuti pondok?
Portal wali memakai tema yang sama dengan portal publik: warna, font, dan sudut kartu yang dipilih admin. Header portal menyediakan pilihan masuk untuk Wali santri dan Staf pondok, sehingga wali tidak tersesat ke halaman login staf. Tata letaknya dirancang untuk layar ponsel.
Apa yang belum ada? Tautan ke bagian Apa yang belum ada?
Portal wali belum menampilkan progres hafalan atau riwayat kesehatan anak. Pembayaran online dan notifikasi WhatsApp juga belum tersedia. Ketiganya tercantum di roadmap.
Terhubung dengan modul lain Tautan ke bagian Terhubung dengan modul lain
- Akademik & santri: sumber data santri dan wali. Portal wali membutuhkan modul ini.
- Keuangan: tagihan dan pembayaran. Bagian ini tersembunyi bila Keuangan dimatikan.
- Dokumen & surat: dokumen yang bisa diunduh wali.
- Asrama: kamar aktif santri.
- Dashboard & hak akses: peran Wali dan modul yang bisa dimatikan.