RingkasnyaIzin santri diajukan, disetujui musyrif atau kesantrian, lalu dicatat keluar dan kembali oleh petugas pos. Pulang massal saat libur dibuat sekali klik, kunjungan wali tercatat, dan santri yang belum kembali tampil di dashboard.
Manfaat utama
Penyetuju dihitung otomatis
Izin keluar diputus musyrif kamar atau asrama santri itu, izin pulang oleh kepala asrama, izin sakit oleh kesantrian.
Keluar dan kembali tercatat di pos
Petugas pos mencatat waktu santri keluar dan kembali. Izin yang lewat batas kembali ditandai Terlambat.
Pulang massal satu klik
Buat periode libur, lalu izin pulang terbit untuk semua santri aktif yang punya kamar.
Santri belum kembali di dashboard
Widget menampilkan jumlah santri yang lewat batas kembali dan lima nama teratas.
Kunjungan wali tercatat
Nama pengunjung, hubungan, waktu mulai dan selesai, serta catatan barang bawaan.
Bagaimana alur satu izin? Tautan ke bagian Bagaimana alur satu izin?
Izin melewati status yang berurutan: menunggu, disetujui, di luar, lalu sudah kembali. Izin juga bisa ditolak atau dibatalkan.
- Kesantrian atau musyrif mengajukan izin: santri, jenis izin, alasan, rencana keluar, dan batas kembali. Untuk jenis tertentu, nama penjemput wajib diisi.
- Penyetuju menyetujui atau menolak. Menolak mewajibkan catatan.
- Petugas pos mencatat keluar saat santri meninggalkan pondok, lalu kembali saat santri tiba.
Tiap perpindahan status tercatat di log aktivitas beserta status sebelumnya. Dua petugas yang menekan tombol bersamaan tidak menghasilkan dua keputusan.
Siapa yang menyetujui? Tautan ke bagian Siapa yang menyetujui?
Penyetuju ditentukan dari jenis izin dan penugasan asrama, bukan dipilih manual:
| Jenis bawaan | Batas | Penyetuju |
|---|---|---|
| Keluar | 6 jam | Musyrif kamar atau musyrif tingkat asrama santri itu |
| Pulang | Tanpa batas, wajib penjemput | Kepala asrama |
| Sakit | Kesantrian | |
| Keperluan | 72 jam, wajib penjemput | Kesantrian |
Santri nonmukim atau santri yang penugasan musyrifnya sudah berakhir diputus oleh Kesantrian atau Super Admin. Kesantrian yang dibatasi satu jenjang tidak bisa memutus izin santri jenjang lain. Jenis izin dan batas jamnya bisa diubah dari menu Jenis izin.
Izin ditolak sistem bila durasinya melewati batas jam jenis itu, alasannya kosong, atau santri masih punya izin yang belum selesai.
Bagaimana pulang massal saat libur? Tautan ke bagian Bagaimana pulang massal saat libur?
Kesantrian membuat periode pulang, misalnya libur Idul Fitri, dengan tanggal pulang dan tanggal kembali. Aksi Buat izin pulang massal menerbitkan izin Pulang berstatus disetujui untuk setiap santri aktif yang punya penempatan kamar aktif. Santri nonmukim tidak ikut.
Santri yang saat itu masih punya izin lain yang belum selesai dilewati, dan jumlahnya dilaporkan di notifikasi. Menjalankan ulang aksi ini tidak menggandakan izin, dan santri yang tadi dilewati ikut dibuat setelah izinnya selesai.
Bagaimana kunjungan wali dicatat? Tautan ke bagian Bagaimana kunjungan wali dicatat?
Petugas pos atau Kesantrian mencatat nama pengunjung, hubungannya, waktu mulai, waktu selesai, dan catatan barang bawaan. Pengunjung bisa dihubungkan ke data wali santri itu. Waktu selesai diisi belakangan lewat ubah kunjungan.
Siapa yang bisa melihat dan mengubah? Tautan ke bagian Siapa yang bisa melihat dan mengubah?
| Peran | Akses |
|---|---|
| Super Admin, Kesantrian | Semua: izin, jenis izin, periode pulang, kunjungan |
| Musyrif | Mengajukan, menyetujui, dan membatalkan izin santri binaannya |
| Petugas Pos | Mencatat keluar dan kembali, serta kunjungan. Hanya melihat izin yang sudah disetujui atau sedang di luar |
| Peran lain | Tidak ada akses |
Tidak ada penghapusan izin, kunjungan, jenis izin, atau periode untuk peran mana pun.
Apa batas modul ini? Tautan ke bagian Apa batas modul ini?
- Pengajuan izin oleh wali lewat portal wali belum ada.
- Notifikasi WhatsApp belum tersedia.
- Kartu atau QR izin dan surat izin cetak belum ada.
- Laporan dan ekspor belum ada.
- Catatan kesehatan yang bertanda perlu izin pulang belum otomatis membuat izin. Petugas mengajukannya sendiri.
Lihat roadmap.
Terhubung dengan modul lain Tautan ke bagian Terhubung dengan modul lain
- Asrama: penugasan musyrif menentukan penyetuju, dan penempatan kamar menentukan peserta pulang massal. Modul ini membutuhkan Asrama dan Akademik.
- Absensi: santri yang seharian penuh di luar karena izin otomatis tercatat Izin.
- Kesehatan: kunjungan kesehatan bisa menandai santri perlu izin pulang.
- Dashboard & hak akses: peran Musyrif dan Petugas Pos, serta widget santri belum kembali.
