RingkasnyaSetiap petugas melihat dashboard sesuai tugasnya. Akses diatur dua lapis: permission untuk modul dan aksi, cakupan jenjang untuk data. Perubahan penting tercatat di audit log.

Manfaat utama
Dashboard sesuai tugas
Bendahara melihat keuangan, Admin PSB melihat pendaftar. Tidak ada widget yang tidak relevan.
Izin per modul dan aksi
Atur modul yang boleh dibuka dan aksi yang boleh dilakukan: melihat, mengubah, atau membatalkan.
Data dibatasi per jenjang
Admin SMP hanya melihat santri SMP, misalnya.
Siapa mengubah apa, kapan
Perubahan data keuangan, dokumen, dan PSB tercatat lengkap dengan pelaku dan waktunya.
Selaras UU PDP
Kolom sensitif dienkripsi, berkas disimpan private, akses berbasis permission, dan ada audit log.
Apa yang tampil di dashboard? Tautan ke bagian Apa yang tampil di dashboard?
Setelah login, setiap pengguna membuka dashboard yang sama, tetapi isinya berbeda sesuai peran. Setiap widget dicek permission-nya. Pengguna tanpa permission tidak melihat widget itu sama sekali.
| Widget | Isi | Permission |
|---|---|---|
| Konten | Jumlah konten di portal | view-content-metrics |
| PSB | Total pendaftar, per status, dan 7 hari terakhir | view-psb-metrics |
| Santri | Santri aktif per jenjang dan angkatan | view-student-metrics |
| Keuangan | Tagihan dan pembayaran bulan berjalan | view-finance-metrics |
| Status sistem | Ringkasan pengaturan dan modul | view-settings-metrics |
| Prestasi | Prestasi terbaru | view-student-metrics |
Akses ke halaman dashboard sendiri memakai permission view-dashboard.
Bagaimana jika modul belum aktif? Tautan ke bagian Bagaimana jika modul belum aktif?
Dashboard tetap tampil tanpa error. Widget untuk modul yang dimatikan atau belum dipasang menampilkan pesan “Modul belum tersedia.” Tautan di widget hanya muncul bila halamannya ada dan pengguna boleh membukanya.
Bagaimana hak akses diatur? Tautan ke bagian Bagaimana hak akses diatur?
Akses di Pondok CMS diatur dua lapis.
Lapis pertama: permission. Permission menentukan modul dan aksi yang boleh dibuka. Contohnya, Bendahara boleh mencatat pembayaran, tetapi tidak boleh mengubah berita.
Lapis kedua: cakupan jenjang. Cakupan jenjang menentukan data jenjang mana yang terlihat. Contohnya, Admin Sekolah yang hanya mengurus SLTP tidak melihat santri SD atau SLTA, termasuk tagihan dan dokumen mereka.
Pondok CMS menyiapkan peran bawaan yang bisa langsung dipakai:
- Super Admin, Bendahara, Admin Konten, Admin Sekolah, dan Admin PSB;
- Kesantrian, Musyrif, Ustadz Tahfidz, dan Petugas Pos.
Peran Wali untuk portal wali direncanakan di fase 2.
Apa yang dicatat di audit log? Tautan ke bagian Apa yang dicatat di audit log?
Perubahan penting dicatat di audit log, termasuk siapa yang mengubah dan kapan:
- jenis biaya, tarif, keringanan, tagihan, dan pembayaran;
- unggah, versi baru, dan verifikasi dokumen;
- perubahan status pendaftar PSB.
Data keuangan tidak dihapus. Tagihan dan pembayaran yang salah dibatalkan, sehingga jejaknya tetap utuh untuk pemeriksaan.
Bagaimana data pribadi santri dilindungi? Tautan ke bagian Bagaimana data pribadi santri dilindungi?
Pondok CMS dirancang mengikuti prinsip UU Perlindungan Data Pribadi:
- nomor KK dan NIK dienkripsi di basis data;
- berkas disimpan di disk private, diunduh lewat tautan yang memeriksa hak akses;
- dokumen rahasia hanya terbuka bagi peran dengan izin khusus;
- halaman publik, seperti verifikasi surat, hanya menampilkan data minimal.
Pondok CMS dipasang di hosting milik pondok sendiri. Data santri tidak dikirim ke layanan pihak ketiga untuk menjalankan fitur inti.
Terhubung dengan modul lain Tautan ke bagian Terhubung dengan modul lain
- Keuangan: ringkasan bulan berjalan dan audit pembayaran.
- PSB online: statistik pendaftar.
- Akademik & santri: santri aktif per jenjang.
- Dokumen & surat: dokumen rahasia dan verifikasi.
- Prestasi: widget prestasi terbaru.
- Instalasi di cPanel