RingkasnyaData santri semua jenjang ada di satu tempat: angkatan, rombel per tahun ajaran, riwayat kelas, wali, dan staff. Admin tidak perlu membuka beberapa file untuk menjawab satu pertanyaan tentang seorang santri.

Manfaat utama
Satu tabel untuk semua jenjang
Santri SD, SLTP, dan SLTA dicatat bersama, dibedakan per jenjang dan angkatan.
Rombel tiap tahun ajaran
Buat kelas seperti 1A, 1B, 1C untuk putra, putri, atau campur, lengkap dengan wali kelas.
Riwayat kelas terjaga
Kenaikan kelas dan perpindahan jenjang tercatat per tahun ajaran dan tidak menimpa data lama.
Kakak dan adik, satu wali
Satu wali terhubung ke beberapa santri, dan satu wali ditandai sebagai kontak tagihan.
Staff tanpa wajib akun
Ustadz, musyrif, dan TU tetap tercatat meski tidak punya akun login.
Data apa saja yang dicatat untuk setiap santri? Tautan ke bagian Data apa saja yang dicatat untuk setiap santri?
Pondok CMS menyimpan semua santri dalam satu tabel, apa pun jenjangnya. Setiap santri punya jenjang (SD, SLTP, atau SLTA) dan angkatan. Dengan begitu, laporan dan tagihan bisa disaring per jenjang tanpa memisah instalasi.
Data santri menjadi pusat bagi modul lain. Penempatan kamar, tagihan bulanan, dokumen, surat, dan prestasi semuanya merujuk ke data santri yang sama.
Santri hasil PSB online masuk otomatis saat daftar ulang. Data wali dan berkas yang sudah valid ikut terbawa, sehingga Admin Sekolah tidak perlu mengetik ulang.
Bagaimana rombel dan wali kelas diatur? Tautan ke bagian Bagaimana rombel dan wali kelas diatur?
Rombel dibuat per tahun ajaran, misalnya 1A, 1B, dan 1C. Setiap rombel bisa ditandai putra, putri, atau campur, dan punya satu wali kelas dari data staff.
Saat tahun ajaran berganti, Anda membuat rombel baru lalu memasukkan santri ke sana. Rombel tahun lalu tetap tersimpan.
Bagaimana kenaikan kelas dan pindah jenjang dicatat? Tautan ke bagian Bagaimana kenaikan kelas dan pindah jenjang dicatat?
Setiap tahun ajaran, santri tercatat di satu rombel. Catatan ini membentuk riwayat kelas:
| Peristiwa | Yang terjadi di data |
|---|---|
| Naik kelas | Santri masuk rombel baru di tahun ajaran berikutnya |
| Pindah jenjang | Santri lanjut ke jenjang berikutnya, riwayat jenjang lama tetap ada |
| Lihat riwayat | Semua kelas santri dari tahun ke tahun bisa ditelusuri |
Riwayat ini berguna saat menerbitkan surat keterangan atau menjawab pertanyaan wali tentang perjalanan belajar anaknya.
Bagaimana data wali dikelola? Tautan ke bagian Bagaimana data wali dikelola?
Satu santri bisa punya lebih dari satu wali, misalnya ayah dan ibu. Sebaliknya, satu wali bisa terhubung ke beberapa santri bersaudara.
Satu wali ditandai sebagai kontak tagihan. Wali inilah yang menjadi tujuan penagihan di modul Keuangan, sehingga bendahara tidak bingung harus menghubungi siapa.
Apakah ustadz dan musyrif harus punya akun? Tautan ke bagian Apakah ustadz dan musyrif harus punya akun?
Tidak. Ustadz, musyrif, dan staff TU dicatat sebagai data staff. Akun login hanya dibuat untuk staff yang memang perlu membuka panel admin.
Data staff dipakai sebagai wali kelas, musyrif atau kepala asrama di modul Asrama, dan penandatangan surat.
Admin Sekolah bisa dibatasi hanya melihat santri jenjang tertentu, misalnya SLTP saja. Pengaturan ini memakai cakupan jenjang di modul hak akses.
Siapa yang mengelola modul ini? Tautan ke bagian Siapa yang mengelola modul ini?
Modul ini dikelola Admin Sekolah. Super Admin punya akses penuh. Peran lain, seperti bendahara atau kesantrian, membaca data santri sesuai kebutuhan tugasnya.
Terhubung dengan modul lain Tautan ke bagian Terhubung dengan modul lain
- PSB online: pendaftar menjadi santri saat daftar ulang.
- Asrama: penempatan kamar menentukan status mukim.
- Keuangan: tagihan dikirim ke wali kontak tagihan.
- Dokumen & surat: berkas dan surat keterangan santri.
- Dashboard & hak akses: cakupan jenjang per admin.