Penerimaan Santri Baru

Buka Pendaftaran Santri Online Tanpa Meminta Wali Membuat Akun Baru

Panduan menyiapkan PSB Pondok CMS dari modul, gelombang, biaya, dan Info PSB hingga uji daftar ulang dengan data contoh.

Wali tidak perlu membuat akun baru hanya untuk mendaftarkan anak. Di Pondok CMS, pendaftaran memakai formulir publik, lalu nomor pendaftaran dan token untuk membuka status. Yang perlu disiapkan panitia justru hubungan antara jadwal, tarif, berkas, dan daftar ulang.

Kalau Anda yang kebagian menyiapkan aplikasinya, mulai dari hubungan antartahap ini. Kerjakan dahulu pada lingkungan uji dengan data rekaan. Membuka formulir sebelum biaya dan persyaratan selesai bisa membuat wali memasuki proses yang belum dapat dituntaskan.

Siapkan instalasi dan petugasnya Tautan ke bagian Siapkan instalasi dan petugasnya

Pondok CMS dipasang pada hosting lembaga, bukan akun layanan PSB bersama untuk banyak sekolah. Jika belum terpasang, ikuti instalasi cPanel. Panduan itu mencakup database, penempatan aplikasi di luar folder web, document root ke folder public, konfigurasi lingkungan, instalasi, dan cron.

Jangan menyalin seluruh folder aplikasi ke public_html. Dokumen pribadi harus tetap terpisah dari unggahan publik. Aktifkan HTTPS dan periksa instalasi sebelum meminta keluarga mengirim data.

Setelah bisa masuk panel, siapkan akun petugas sesuai tugasnya. Admin PSB menangani pendaftaran, Bendahara menangani keuangan, dan Admin Konten menangani informasi publik. Pakai akun individual. Satu kata sandi bersama membuat pemeriksaan tindakan petugas jauh lebih sulit saat ada kesalahan.

1. Aktifkan modul yang saling membutuhkan Tautan ke bagian 1. Aktifkan modul yang saling membutuhkan

Buka Pengaturan > Modul melalui Super Admin. Menurut pengenalan Pondok CMS, PSB membutuhkan Akademik dan Keuangan. Pastikan ketiganya tersedia sebelum melanjutkan konfigurasi.

Periksa jenjang dan tahun ajaran yang akan digunakan. Nama tahun ajaran pada pengumuman harus sama dengan data konfigurasi. Kesalahan di sini dapat membuat pendaftar masuk ke periode yang berbeda dari maksud panitia.

2. Susun gelombang, jalur, dan syarat berkas Tautan ke bagian 2. Susun gelombang, jalur, dan syarat berkas

Pada pengelolaan PSB, buat gelombang untuk tahun ajaran yang dituju. Isi tanggal buka dan tutup sesuai keputusan panitia. Atur jalur yang benar-benar dibuka, misalnya Reguler atau Tahfidz, bukan semua jalur hanya karena tersedia di aplikasi.

Kalau suatu jalur terhubung dengan beasiswa, sepakati dulu aturan keringanannya bersama bendahara. Dokumentasi menyebut potongan jalur diterapkan saat pendaftar diterima. Jangan menjanjikan potongan kepada semua pengisi formulir.

Siapkan syarat berkas per jenjang. Setiap dokumen harus punya alasan penggunaan. Jangan menambah dokumen kesehatan atau informasi keuangan keluarga sekadar untuk berjaga-jaga; bila diperlukan, tetapkan tahap, petugas, dan akses khususnya.

3. Isi biaya pada tahap yang tepat Tautan ke bagian 3. Isi biaya pada tahap yang tepat

Di modul Keuangan, bedakan jenis biaya saat daftar dan saat diterima. Biaya formulir masuk tahap pendaftaran. Uang pangkal atau perlengkapan yang ditetapkan lembaga dapat masuk tahap penerimaan.

Isi tarif untuk jenjang dan gelombang yang sesuai. Atur nominal minimal pembayaran agar daftar ulang dapat dilanjutkan. Nilai tersebut berupa rupiah, bukan persentase. Cocokkan dengan naskah biaya yang akan dibaca wali.

Pembayaran saat ini dicatat bendahara dari panel, untuk tunai atau transfer. Sistem ini bukan payment gateway: transfer ke rekening tidak otomatis berarti tagihan telah lunas. Panitia harus menyediakan waktu dan petugas untuk pemeriksaannya.

4. Lengkapi halaman Info PSB Tautan ke bagian 4. Lengkapi halaman Info PSB

Halaman Info PSB mengambil status gelombang, persyaratan berkas, biaya, dan kontak dari data yang diatur. Tambahkan syarat umum, agenda seleksi, serta petunjuk pendaftaran pada isi halaman yang dikelola admin.

Periksa juga identitas serta Kontak & sosial pada pengaturan portal. Buka hasil halaman sebagai pengunjung, bukan hanya dari panel. Pastikan keluarga dapat menemukan tanggal, biaya, dan bantuan tanpa harus mendaftar terlebih dahulu.

Tombol pendaftaran di beranda tampil saat gelombang dibuka. Instalasi baru belum memiliki isi beranda lengkap; portal publik perlu disusun agar halaman tidak berhenti pada nama lembaga saja.

5. Jalankan satu pendaftaran sampai selesai Tautan ke bagian 5. Jalankan satu pendaftaran sampai selesai

Pakai nama dan kontak rekaan di lingkungan uji. Buka formulir tanpa sesi admin, isi data, lalu simpan nomor pendaftaran dan token pada tempat privat. Token ditampilkan sekali. Gunakan keduanya untuk membuka halaman cek status.

Periksa tagihan formulir yang terbentuk. Sebelum pembayaran tercatat lunas, unggah berkas belum terbuka. Dengan data transaksi simulasi di lingkungan uji, minta bendahara memeriksa serta mencatat pembayaran, lalu cek kembali akses unggah. Jangan memasukkan transaksi palsu ke pembukuan produksi.

Lanjutkan pemeriksaan berkas, keputusan diterima, dan pemeriksaan tagihan penerimaan. Uji pembayaran sebagian terhadap batas daftar ulang yang ditetapkan. Sesudah syarat terpenuhi, jalankan daftar ulang dan periksa data santri, wali, tagihan, serta berkas valid hasilnya.

Jika alurnya berhenti di tengah Tautan ke bagian Jika alurnya berhenti di tengah

Jika tombol daftar tidak muncul, periksa modul dan gelombang sebelum mengubah tampilan website. Jika unggah belum tersedia, periksa kelunasan formulir yang tercatat. Jika daftar ulang belum terbuka, periksa status penerimaan dan jumlah pembayaran terhadap batas rupiah.

Catat gejala, nomor pendaftaran uji, langkah terakhir, dan peran yang digunakan. Jangan menaruh token atau dokumen pribadi pada laporan masalah umum. Setelah uji tuntas, gunakan checklist sebelum peluncuran untuk menentukan apakah tautan sudah layak dibagikan kepada wali.

Pondok Anda layak punya sistem yang rapi, bukan yang mahal.

Ikuti panduan instalasi langkah demi langkah. Jika ada developer atau alumni yang bisa membantu, ajak mereka melihat kodenya di GitHub.