Memindahkan Domain dan Hosting Tanpa Melupakan Email Pesantren
Pindah hosting, pindah DNS, dan transfer domain adalah pekerjaan berbeda. Pisahkan langkahnya agar website, email, dan data aplikasi tetap terpantau.
Digitalisasi Pesantren
Cara memilih dan membeli domain pesantren, memeriksa biaya perpanjangan, mengatur kepemilikan akun, serta membedakan domain, DNS, dan hosting.
Domain bisa tercetak bertahun-tahun di kop surat, sementara bukti pembeliannya tersimpan di email orang yang membantu membuat website. Sebelum memilih nama yang bagus, pastikan lembaga bisa menguasai dan memperpanjang alamat itu sendiri.
Membeli domain berarti mendaftarkan hak penggunaan nama untuk masa tertentu sesuai ketentuan penyedia dan pengelola ekstensi. Itu bukan pembelian sekali bayar untuk selamanya. Sesudah nama berhasil didaftarkan, masih ada pekerjaan perpanjangan, pengamanan akun, dan pengaturan layanan yang memakainya.
Nama pendek membantu, tetapi nama yang jelas lebih penting daripada singkatan yang hanya dimengerti pengurus. Coba ucapkan calon domain melalui telepon. Apakah lawan bicara harus bertanya letak tanda hubung, ejaan, atau angka di dalamnya?
Siapkan beberapa pilihan yang tetap sesuai identitas resmi lembaga. Hindari nama yang meniru lembaga lain atau memakai istilah yang memberi kesan hubungan resmi padahal tidak ada. Periksa pula konsistensinya dengan nama di surat, papan nama, dan kanal komunikasi yang sudah dikenal wali.
Jika memakai ekstensi dengan persyaratan khusus, baca ketentuan pendaftaran terbaru dari penyedia dan pengelola ekstensi. Jangan menganggap semua pesantren otomatis memenuhi persyaratan setiap domain pendidikan. Bentuk lembaga dan dokumen yang diminta perlu diperiksa sebelum transaksi, bukan setelah pembayaran ditolak.
Penawaran domain sering disatukan dengan layanan lain. Pisahkan kebutuhannya agar pengurus tahu apa yang dibayar.
| Komponen | Kegunaan |
|---|---|
| Domain | Nama atau alamat lembaga di internet |
| DNS | Catatan yang mengarahkan nama ke website dan email |
| Hosting website | Tempat website atau aplikasi dijalankan |
| Layanan email | Kotak surat dan pengiriman email lembaga |
Membeli domain saja tidak otomatis menyediakan website atau kotak surat. Sebaliknya, paket hosting yang memberi domain pada tahun pertama tetap dapat memiliki biaya perpanjangan domain tersendiri.
Cek juga apakah DNS masih bisa diatur jika hosting dihentikan. Pemisahan ini berguna ketika lembaga ingin mengganti hosting tanpa mengganti alamat email atau domain yang sudah dibagikan.
Minta rincian tertulis untuk pendaftaran awal, perpanjangan, pajak, dan layanan tambahan. Perhatikan pilihan masa berlangganan serta apakah tambahan berbayar dipilih otomatis di keranjang.
Jangan membandingkan angka promosi satu penyedia dengan biaya perpanjangan penyedia lain. Mintalah keduanya untuk periode yang sama. Untuk nama tertentu, biaya dapat berbeda dari nama biasa; pastikan angka di halaman pembayaran sesuai nama yang benar-benar akan didaftarkan.
Tanyakan juga prosedur ketika terlambat memperpanjang. Jangan menjadikan masa tenggang sebagai jadwal pembayaran rutin. Status domain dan ketentuan pemulihan dapat berbeda, sehingga bendahara perlu memperoleh informasi langsung dari penyedia, bukan mengandalkan cerita pengguna lain.
Pembuat website boleh membantu urusan teknis, tetapi harus jelas siapa yang berhak mengatur domain. Pastikan identitas pendaftar diisi sesuai pihak yang berhak dan alamat kontak masih bisa dijangkau.
Simpan nama penyedia, nomor pelanggan, nama domain, tanggal kedaluwarsa, bukti pembayaran, serta penanggung jawab. Kata sandi disimpan dalam pengelola kata sandi dengan akses terbatas, bukan di daftar inventaris yang dibagikan ke seluruh pengurus.
Gunakan kontak pemulihan yang tetap dapat diakses jika email pada domain tersebut bermasalah. Hindari seluruh jalur pemulihan bergantung pada satu kotak surat yang justru ikut mati ketika domain kedaluwarsa. Aktifkan autentikasi multifaktor bila penyedia mendukungnya dan simpan kode pemulihan secara aman.
Pembayaran berhasil belum cukup untuk serah terima. Masuk ke panel dan pastikan domain muncul di akun yang disetujui, nama dieja benar, periode aktif sesuai pesanan, dan kontak pemulihan sudah diperiksa.
Cari tempat mengelola nameserver serta DNS. Nameserver menunjukkan pengelola DNS yang berwenang; tempat membeli domain belum tentu tempat mengubah record sehari-hari. Dokumentasi DNS Cloudflare menjelaskan jenis record dan cara mengelolanya jika lembaga memakai layanan tersebut.
Jika pembuat website mengusulkan mengganti nameserver, minta daftar record yang perlu dibawa. Record email tidak boleh hilang hanya karena website baru sedang dipasang. Lanjutkan dengan panduan membuat website setelah kepemilikan alamat beres.
Pindah registrar berbeda dari memindahkan website. Untuk domain yang mengikuti kebijakan transfer ICANN, ada kondisi penguncian yang dapat menunda perpindahan. FAQ resmi ICANN menjelaskan antara lain pembatasan terkait pendaftaran baru, transfer sebelumnya, dan perubahan data pendaftar. Kebijakan tersebut tidak boleh digeneralisasi untuk semua ekstensi; periksa aturan domain yang dipilih.
Karena itu, jangan menunggu mendekati kedaluwarsa untuk membicarakan perpindahan. Jadikan domain bagian dari inventaris lembaga, lengkap dengan pengingat pembayaran dan petugas cadangan. Nama yang tepat berguna bagi pengunjung; kendali akses dan perpanjanganlah yang menjaga alamat itu tetap bisa dipakai.
Ikuti panduan instalasi langkah demi langkah. Jika ada developer atau alumni yang bisa membantu, ajak mereka melihat kodenya di GitHub.