Brosur PSB di Canva: Buat Wali Paham Cara Daftar, Bukan Sekadar Melihat Poster
Panduan menyusun isi dan desain brosur PSB di Canva, memeriksa elemen berlisensi, lalu menyiapkan berkas digital atau cetak.
Penerimaan Santri Baru
Cara menulis biaya pesantren agar wali bisa membedakan uang masuk, biaya rutin, cicilan, beasiswa, dan syarat daftar ulang.
“Biayanya berapa sampai anak mulai mondok?” Pertanyaan wali biasanya sesederhana itu. Jawabannya jadi panjang kalau brosur hanya menyebut biaya formulir, sementara uang pangkal, perlengkapan, dan biaya bulanan muncul satu per satu setelah mendaftar.
Halaman biaya yang baik membantu keluarga merencanakan pengeluaran sebelum mengambil keputusan. Tidak perlu membuka catatan keuangan internal. Cukup jelaskan apa yang dibayar, kapan dibayar, untuk siapa tarif berlaku, dan apa yang belum termasuk.
Mulai dengan biaya saat mendaftar. Jelaskan apakah ada biaya formulir, kapan dibayar, dan tahap apa yang baru terbuka setelah pembayaran tercatat. Hindari mencampurnya dengan uang pangkal dalam satu label “pendaftaran” jika sebenarnya dibayar pada waktu berbeda.
Lalu tulis biaya saat diterima. Bisa berupa uang pangkal atau perlengkapan sesuai keputusan lembaga. Sebutkan mana yang wajib, mana yang pilihan, dan apakah jumlahnya bergantung pada jenjang atau kebutuhan tertentu.
Baru setelah itu tampilkan biaya rutin. Pisahkan bulanan dari tahunan, dan bedakan biaya untuk santri mukim dengan nonmukim bila lembaga melayani keduanya. Keluarga perlu melihat biaya setelah bulan pertama, bukan hanya jumlah saat masuk.
Urutan ini juga membantu panitia menjawab pertanyaan di telepon. Petugas tidak perlu membacakan seluruh daftar tarif sekaligus; ia dapat mulai dari tahap yang sedang ditanyakan wali.
Tabel berikut sengaja tidak memuat angka. Isi nominalnya setelah bendahara menyetujui tarif resmi. Jangan memakai angka ilustrasi sebagai bahan pengumuman.
| Komponen | Dibayar kapan | Berlaku untuk | Hal yang perlu dijelaskan |
|---|---|---|---|
| Formulir | Saat mendaftar | Pendaftar yang dikenai biaya | Nominal dan cara konfirmasi |
| Uang pangkal | Setelah diterima | Sesuai jenjang dan gelombang | Jadwal cicilan bila tersedia |
| Perlengkapan | Sesuai ketentuan | Paket yang ditetapkan | Rincian barang yang termasuk |
| SPP | Bulanan | Sesuai tarif | Periode dan tanggal pembayaran |
| Asrama atau makan | Sesuai kebijakan | Santri yang menggunakan | Termasuk SPP atau terpisah |
| Biaya tahunan | Pada periode yang ditetapkan | Sesuai ketentuan | Jenis biaya dan waktu penagihan |
Di bawah tabel, beri penjelasan singkat tentang tarif tahun ajaran yang berlaku. Jika ada perbedaan antarjenjang atau gelombang, tampilkan perbedaannya secara terbuka, bukan catatan kecil yang mudah terlewat.
Cicilan mengubah jadwal pembayaran. Potongan mengubah jumlah yang harus dibayar. Keduanya perlu kalimat yang berbeda.
Jika cicilan tersedia, tulis pembayaran pertama, jadwal sisanya, dan kaitannya dengan daftar ulang. Di Pondok CMS, batas pembayaran untuk membuka daftar ulang diatur sebagai nominal rupiah. Jangan menulis “cukup sekian persen” kalau pengaturan dan keputusan lembaga sebenarnya memakai nominal tetap.
Untuk beasiswa, jelaskan syarat, pihak yang memutuskan, komponen yang ditanggung, masa berlaku, serta kewajiban yang masih dibayar. Jalur pendaftaran yang terhubung dengan beasiswa tidak berarti semua orang yang memilihnya langsung memperoleh potongan. Pada alur PSB, potongan jalur diterapkan ketika pendaftar diterima.
Kalimat seperti “tersedia bantuan biaya sesuai hasil pemeriksaan” lebih jujur daripada “gratis” jika masih ada seleksi dan komponen yang tidak ditanggung. Namun, jangan berhenti pada kalimat umum itu; berikan jalur bertanya yang tidak mengharuskan keluarga menceritakan kondisi keuangannya di ruang publik.
Dalam Keuangan Pondok CMS, jenis biaya dan tarif dapat diatur menurut kebutuhan lembaga. Halaman Info PSB mengambil biaya dari data tersebut bersama informasi gelombang dan persyaratan.
Tetapkan halaman resmi sebagai rujukan utama. Brosur cukup memuat ringkasan yang tidak menyesatkan dan alamat menuju rincian. Kalau semua angka disalin ke banyak gambar, satu perubahan tarif bisa menyisakan beberapa versi yang masih beredar.
Saat ada revisi, tentukan tanggal berlakunya dan siapa yang terdampak. Jangan diam-diam mengubah penjelasan yang sudah menjadi dasar pembayaran wali. Simpan persetujuan revisi, perbarui halaman, lalu beri petugas naskah jawaban yang sama.
Cantumkan kanal pembayaran resmi yang disetujui lembaga. Bila memakai rekening, pastikan nama penerima dan arahan konfirmasinya benar. Hindari menyebarkan rekening pribadi petugas tanpa dasar dan persetujuan yang jelas.
Pondok CMS saat ini mencatat pembayaran tunai atau transfer melalui bendahara; bukan pembayaran otomatis lewat payment gateway. Jelaskan kapan pembayaran diperiksa dan bagaimana wali menanyakan transaksi yang belum cocok. Bukti transfer adalah bahan pemeriksaan, bukan alasan petugas langsung menandai semua tagihan lunas.
Terakhir, baca halaman biaya sebagai orang tua yang baru mengenal pondok. Bisakah ia menyebut pengeluaran awal, pengeluaran rutin, serta tanggal pembayaran berikutnya? Jika belum, masalahnya mungkin bukan kurang banyak angka, tetapi cara menyusunnya. Rapikan penjelasannya sebelum meminta wali mengisi formulir.
Ikuti panduan instalasi langkah demi langkah. Jika ada developer atau alumni yang bisa membantu, ajak mereka melihat kodenya di GitHub.