Canva Nonprofits untuk Yayasan: Cocokkan Kegiatan Sebelum Mengajukan
Cara menilai Canva Nonprofits untuk yayasan sosial, membedakannya dari Canva Education, dan menyiapkan pengajuan serta pengelolaan tim desain.
Bantuan dan Pemilihan
Kenali peluang bantuan teknologi yayasan, perbedaan sekolah dan kegiatan sosial, serta cara memilih program nonprofit tanpa mengabaikan syarat.
Bisa jadi yayasan di sekitar pesantren sudah menjalankan kegiatan yang cocok dengan program bantuan teknologi, tetapi pengurusnya belum tahu harus mulai dari mana.
Ada pesantren yang memiliki yayasan sosial terpisah: mengelola bantuan pangan, pendampingan keluarga, atau layanan masyarakat yang benar-benar berjalan. Kebutuhan mereka bisa sederhana, seperti email resmi, tempat menyusun laporan, atau alat membuat materi kegiatan. Program nonprofit bisa membantu kebutuhan seperti ini. Tinggal dicocokkan dulu: yayasan dan kegiatannya masuk syarat program yang mana?
Mulai dari empat hal: siapa badan hukum yang mengajukan, apa kegiatannya, siapa yang akan memakai layanan, dan program apa yang dituju. Dengan catatan ini, pengurus lebih mudah memilih bantuan yang memang berguna.
Sekolah, pesantren, yayasan sosial, dan unit usaha bisa berada di lingkungan yang sama, tetapi memiliki kedudukan serta pekerjaan berbeda. Jangan langsung memakai nama yang paling dikenal masyarakat sebagai identitas pemohon.
Coba lihat dokumen dan pekerjaan tim: badan hukum mana yang menjalankan kegiatan sosial itu? Siapa pengurus resminya? Apakah kegiatan dan rekeningnya bisa dijelaskan dengan dokumen yang konsisten? Untuk apa akun akan digunakan setelah disetujui?
Sebagai ilustrasi, yayasan sosial terpisah yang menjalankan pendampingan keluarga dapat memeriksa program nonprofit untuk pekerjaan timnya. Itu tidak otomatis membuat seluruh guru, santri, unit usaha, atau lembaga pendidikan di lingkungan yang sama berhak memakai lisensinya. Pemisahan ini harus nyata, bukan sekadar mengubah nama unit di formulir.
Google for Nonprofits mencantumkan bentuk organisasi Indonesia yang dapat diperiksa, termasuk yayasan berbadan hukum. Google mengecualikan sekolah dan institusi akademik, tetapi membuka peluang bagi philanthropic arms, yaitu bagian yang menjalankan kegiatan filantropi dari organisasi pendidikan. Kelayakannya tetap diperiksa. Ada ruang untuk kegiatan sosial yang memang sesuai, bukan izin umum bagi semua yayasan pendidikan. Kebutuhan sekolah perlu diperiksa melalui Google for Education.
Microsoft Nonprofits mengecualikan sekolah dan lembaga pendidikan formal, termasuk sekolah nonprofit. Programnya juga membedakan pengguna yang boleh menerima lisensi hibah dengan pengguna lisensi diskon. Jangan menyamakan penerima manfaat kegiatan dengan staf yayasan.
Canva Nonprofits menilai badan amal nonprofit dan memiliki daftar pengecualian sendiri. Sekolah K–12, guru, dan siswa diarahkan ke Canva Education. Beberapa jenis foundation juga dikecualikan; padanan kata foundation tidak boleh dipakai untuk menyimpulkan bahwa seluruh yayasan Indonesia pasti diterima atau pasti ditolak.
Jadi, persetujuan satu penyedia bukan bukti kelayakan pada penyedia lain. Bandingkan kebutuhan nyata dengan tawaran yang tersedia, bukan mengumpulkan akun sebanyak mungkin.
Goodstack digunakan sejumlah program untuk memeriksa organisasi dan hubungan pemohon dengannya. Proses resminya mencakup status nonprofit lokal, operasi tanpa tujuan laba, manfaat publik, serta persyaratan mitra.
Verifikasi ini tidak mengubah lembaga menjadi NGO. Pengurus tidak perlu menyebut sekolah sebagai organisasi sosial demi melewati pengecualian. Yang diperlukan justru penjelasan akurat tentang organisasi yang sudah ada. Lihat panduan verifikasi Goodstack untuk menyiapkan identitas dan bukti kegiatan.
Pilih kebutuhan yang paling mengganggu pekerjaan sekarang. Jika arsip laporan tercecer, rapikan cara menyimpan dan memberi akses dokumen. Jika tim kesulitan membuat materi kegiatan, periksa alat desain. Kredit cloud masuk akal hanya bila ada orang yang mampu mengoperasikan layanan dan mengendalikan biayanya.
Kalau programnya sudah dipilih, lanjutkan dengan langkah berikut:
Jangan unggah data santri atau dokumen sensitif yang tidak diminta. Jika posisi yayasan di antara pendidikan dan pelayanan sosial belum jelas, kirim pertanyaan tertulis kepada penyedia sebelum mengalokasikan akun.
Bantuan dapat mengurangi pengeluaran tertentu, tetapi domain, pelatihan, administrasi akun, dan pemeliharaan tetap perlu dibiayai. Masukkan manfaat yang sudah disetujui ke anggaran teknologi pesantren; manfaat yang masih diajukan cukup dicatat sebagai kemungkinan penghematan.
Ikuti panduan instalasi langkah demi langkah. Jika ada developer atau alumni yang bisa membantu, ajak mereka melihat kodenya di GitHub.