Template kuitansi syahriah

Buat kuitansi syahriah atau SPP santri langsung di browser: rincian pembayaran, total, terbilang otomatis, lembar wali dan arsip. Cetak A4 atau simpan PDF.

  • Gratis
  • Tanpa akun
  • Data tidak dikirim

Isi kuitansi

Identitas pondok

Diingat di browser ini agar tidak perlu diisi ulang di alat lain.

Contoh: Pondok Pesantren Al-Khair.

Satu baris: jalan, desa, kabupaten.

Nomor kantor yang bisa dihubungi wali.

PNG atau JPG. Diperkecil otomatis.

Kuitansi

Kolom yang dikosongkan dicetak sebagai garis titik untuk ditulis tangan.

Nama wali atau orang yang membayar.

Rincian pembayaran
    Tanda tangan

    Pratinjau

    Kertas A4 tegak, skala 100%. Pilih "Simpan sebagai PDF" di dialog cetak untuk menyimpan berkasnya.

    RingkasnyaIsi rincian pembayaran santri, lalu cetak dua kuitansi dalam satu lembar A4: satu untuk wali, satu untuk arsip bendahara. Total dan terbilang dihitung otomatis. Kolom yang dikosongkan menjadi garis titik untuk ditulis tangan.

    Cara memakai Tautan ke bagian Cara memakai

    1. Isi identitas pondok. Data ini diingat di browser, jadi cukup sekali.
    2. Isi nomor, tanggal, nama pembayar, dan data santri.
    3. Tulis rincian pembayaran, misalnya syahriah, uang makan, atau kitab. Total dan terbilang muncul sendiri.
    4. Tekan Cetak atau simpan PDF. Di dialog cetak, pilih kertas A4, skala 100%, lalu cetak atau simpan sebagai PDF.

    Isi kuitansi yang sebaiknya selalu ada Tautan ke bagian Isi kuitansi yang sebaiknya selalu ada

    Kuitansi yang rapi memudahkan bendahara saat wali menanyakan pembayaran bulan lalu. Paling tidak, kuitansi memuat nomor urut, tanggal, nama pembayar, nama santri, rincian dan total, terbilang, serta tanda tangan penerima.

    Nomor urut paling penting. Tanpa nomor, kuitansi ganda atau hilang sulit dilacak. Format yang sering dipakai: nomor urut, kode jenis, bulan Romawi, dan tahun, misalnya 001/KUI/XI/2026.

    Untuk menyusun rekap bulanan dari kuitansi yang sudah terbit, pakai format rekap SPP santri. Prosedur pemeriksaan bukti transfer ada di SOP verifikasi pembayaran.

    Bila kuitansi sudah puluhan setiap bulan Tautan ke bagian Bila kuitansi sudah puluhan setiap bulan

    Menulis kuitansi satu per satu masih wajar untuk puluhan santri. Untuk ratusan santri, pekerjaan ini mulai memakan waktu bendahara. Di Pondok CMS, tagihan bulanan dibuat otomatis, setiap pembayaran menghasilkan kuitansi bernomor, dan wali bisa melihat tagihan serta riwayat bayar di portal wali.

    Pertanyaan yang sering muncul

    Apakah bisa dipakai sebagai kuitansi kosong untuk ditulis tangan?

    Bisa. Kosongkan nama, jumlah, atau kolom lain, lalu cetak. Kolom kosong muncul sebagai garis titik. Isi identitas pondok saja agar kop suratnya tercetak.

    Kenapa ada dua kuitansi dalam satu lembar?

    Lembar atas untuk wali, lembar bawah untuk arsip bendahara. Potong di garis putus-putus. Bila tidak butuh arsip, hilangkan centang “Cetak lembar arsip”.

    Apakah nomor kuitansi bertambah otomatis?

    Tidak. Alat ini tidak menyimpan riwayat, jadi nomor diisi sendiri setiap kali. Di modul Keuangan Pondok CMS, setiap pembayaran otomatis mendapat kuitansi bernomor.

    Apakah data santri yang saya ketik tersimpan?

    Tidak. Hanya identitas pondok (nama, alamat, telepon, logo) yang diingat di browser Anda agar tidak perlu diketik ulang. Data santri dan pembayaran hilang saat halaman ditutup.

    Pondok Anda layak punya sistem yang rapi, bukan yang mahal.

    Ikuti panduan instalasi langkah demi langkah. Jika ada developer atau alumni yang bisa membantu, ajak mereka melihat kodenya di GitHub.