Template kartu pengurus dan ustadz

Buat kartu identitas ukuran KTP untuk ustadz, musyrif, dan pengurus pondok: foto, nomor induk, jabatan, dan bagian. Sepuluh kartu per A4, cetak atau simpan PDF gratis.

  • Gratis
  • Tanpa akun
  • Data tidak dikirim

Isi kartu pengurus

Identitas pondok

Diingat di browser ini agar tidak perlu diisi ulang di alat lain.

Contoh: Pondok Pesantren Al-Khair.

Satu baris: jalan, desa, kabupaten.

Nomor kantor yang bisa dihubungi wali.

PNG atau JPG. Diperkecil otomatis.

Data pengurus

Daftar pengurus

Nomor induk dipakai untuk mencocokkan foto. Bisa juga menyalin daftar dari Excel, lalu menempelkannya di sel pertama tabel untuk mengganti seluruh isinya. Paling banyak 100 orang.

Pilih banyak foto sekaligus. Nama berkas harus sama dengan nomor induk, misalnya P-2019004.jpg. Tanpa foto, kartu menyisakan kotak untuk ditempel.

Tampilan kartu

Contoh: Juni 2027.

Satu ketentuan per baris, paling banyak empat baris.

Pratinjau

Sepuluh kartu per A4 tegak, skala 100%. Sisi belakang dicetak di halaman berikutnya dengan urutan kolom dibalik, jadi cocok untuk cetak bolak-balik.

RingkasnyaTempel daftar ustadz, musyrif, dan pengurus dari Excel, tambahkan foto bila ada, lalu cetak kartu identitas ukuran KTP. Kartu memuat nomor induk, jabatan, dan bagian, dengan sisi belakang yang siap dicetak bolak-balik.

Cara memakai Tautan ke bagian Cara memakai

  1. Isi identitas pondok dan unggah logo bila ada.
  2. Isi tabel pengurus: nama, nomor induk, jabatan, dan bagian. Bila datanya sudah di Excel, salin keempat kolom itu lalu tempel di sel pertama tabel.
  3. Pilih foto yang sudah dinamai sesuai nomor induk.
  4. Atur warna, masa berlaku, ketentuan di sisi belakang, dan nama pengasuh.
  5. Cetak di A4 dengan skala 100%, lalu potong mengikuti garis putus-putus.

Kartu santri dibuat di template kartu santri dengan cara yang sama.

Kapan kartu pengurus dibutuhkan Tautan ke bagian Kapan kartu pengurus dibutuhkan

Kartu pengurus membantu tamu, wali, dan petugas keamanan mengenali siapa yang bertugas, terutama saat kunjungan wali, penerimaan santri baru, dan pemulangan. Tulis jabatan yang dipahami orang luar, misalnya “Musyrif Asrama Putra 2”, bukan singkatan internal.

Data pengurus di Pondok CMS Tautan ke bagian Data pengurus di Pondok CMS

Di Pondok CMS, ustadz, musyrif, dan staff TU dicatat sebagai data staff di modul Akademik santri, meski tidak semuanya punya akun login. Data staff dipakai sebagai wali kelas, musyrif asrama, dan penandatangan surat, dan hak akses yang punya akun diatur di dashboard dan hak akses. Kartu pengurus belum diterbitkan dari sistem, jadi alat ini bisa dipakai untuk mencetaknya.

Pertanyaan yang sering muncul

Nomor induk apa yang dipakai?

Nomor yang dipakai pondok untuk pengurus, misalnya nomor induk yayasan. Bila belum ada, buat pola sederhana seperti P-tahun masuk-nomor urut, lalu catat di buku induk pengurus.

Apakah ukurannya sama dengan kartu santri?

Sama, 85,6 × 54 mm (CR80). Warna bawaannya biru agar mudah dibedakan dari kartu santri. Warna bisa diganti.

Apakah foto diunggah ke server?

Tidak. Foto dibaca dan diperkecil di browser Anda, lalu hilang saat halaman ditutup.

Alat terkait

Lihat semua alat

Pondok Anda layak punya sistem yang rapi, bukan yang mahal.

Ikuti panduan instalasi langkah demi langkah. Jika ada developer atau alumni yang bisa membantu, ajak mereka melihat kodenya di GitHub.